Sabtu, 30 Juni 2012

Pengaruh Sosial Budaya Terhadap Ilmu Teknologi Informatika


Pengaruh Sosial Budaya Terhadap Ilmu Tekonologi Informatika
Oleh : Fuad Hajar Karim

Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Indonesia


Abstrak

Budaya adalah suatu kebiasaan yang telah ada dan bersifat turun temurun dari generasi ke generasi. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Bagaimanakah kondisi kebudayaan saat ini disaat perkembangan Teknologi Informatika sedang berkembang dengan cepatnya di zaman globalisasi ini? Perkembangan Teknologi Informasi saat ini sangat berkembang di Indonesia. Tanpa adanya teknologi perkembangan pada suatu Negara akan berjalan lambat dan sulit untuk berkembangan, dan tanpa adanya kebudayaan suatu Negara tidak dapat menjadi bangsa yang  besar karena melalui budayalah Negara tersebut lahir.
Kata Kunci : kebudayaan, teknologi
Abstrak

Culture is a practice that already exist and are handed down from generation to generation. Culture is something that will affect the level of knowledge and includes the system of ideas or the ideas contained in the human mind, so in everyday life, the culture is abstract. How does the current culture conditions when the development of Information Technology is growing so quickly in this era of globalization? Development of Information Technology today is growing in Indonesia. Without the technological developments in a country will be slow and difficult to berkembangan, and without the culture of a country can not become a great nation because through budayalah country of birth.
Keywords: culture, technology




1.       1. Pendahuluan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang cukup pesat sekarang ini sudah menjadi realita sehari-hari bahkan merupakan tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek, terutama teknologi informasi (information technology) seperti internet sangat menunjang setiap orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal maupun illegal. Dampak buruk dari perkembangan “dunia maya” ini tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini dan masa depan khususnya bagi generasi muda.
Adanya penyalahgunaan teknologi informasi yang merugikan kepentingan pihak lain seperti pada generasi muda sudah menjadi realitas sosial dalam kehidupan masyarakat modern sebagai dampak dari pada kemajuan iptek yang tidak dapat dihindarkan lagi bagi bangsa-bangsa yang telah mengenal budaya teknologi (the culture of technology). Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia dalam dunia yang semakin “sempit” ini. Semua ini dapat dipahami, karena teknologi memegang peran amat penting di dalam kemajuan suatu bangsa dan negara di dalam percaturan masyarakat internasional yang saat ini semakin global, kompetitif dan komparatif. Bangsa dan negara yang menguasai teknologi tinggi berarti akan menguasai “dunia”, baik secara ekonomi, politik, budaya, hukum internasional maupun teknologi persenjataan militer untuk pertahanan dan keamanan negara bahkan kebutuhan intelijen.


2.       2. Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari kata budh—> budhi—> budhaya dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia (supartono, 2001; Prasetya, 1998).
Mengenai definisi kebudayaan telah banyak sarjana-sarjana ilmu sosial yang mencoba menerangkan dari sudut pandangnya masing-masing. A.L. Kroeber dan C. Kluckhohn menyatakan bahwa da sekitar 179 definisi tentang kebudayaan. Oleh karena itu pemilihan definisi kebudayaan yang tepat sangat sukar. Sehubungan dengan hal itu maka akan dicoba memaparkan beberapa definisi kebudayaan.
a. E.B Tylor, menyatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, adapt istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang mempelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
b. R. Linton, menyatakan bahwa kebudayaan adalah merupakan konfigurasi dari tingkah laku yang dipelajari dan hasil dari tingkah laku itu yang unsur-unsur pembentuknya didukung dan diteruskan oleh anggota dari masyarakat tertentu.
c. Herkovits, menytakan bahwa kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
d. Krober dan Kluckhohn, menyatakan bahwa kebudayaan adalah pola, eksplisit dan implicit, tentang untuik perilaku yang dipelajari dan diwariskan melalui simbol-simbol, yang merupakan prestasi khas manusia, termasuk perwujudannya dalam benda-benda budaya.
e. Ki Hajar Dewantara, menyatakan bahwa kebudayaan adalah buah dari manusia, yang merupakan hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, alam danh jaman (kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di alam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya besipat tertib dan damai.
f. Soedjatmoko, mengemukakan kebudayaan adalah penjelmaan manusia dalam penghadapannya dengan lingkungan alam dan sosialnya dengan ruang dimana ia hidup dan dalam penghadapannya dengan waktu, peluang dan pilihan, kesinambungan dan perubahan, serta sejarah (Soedjatmoko 1985)
g. Koentjaraningrat, menyatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakanya dengan belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekertinya (Supartono, 2001; Keesing, 1992).


3.       3. Dampak Teknologi Informatika Terhadap Kebudayaan
Perkembangan teknologi yang pesat pada era globalisasi ini, sangat besar dampaknya bagi tatanan kehidupan masyarakat. Secara umum, dampak teknologi informasi ini ada yang berdampak positif dan ada juga yang berdampak negatif.
                Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban, mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. (Taylor, 1897)
                Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, memungkinkan seseorang untuk menjelajah informasi dengan cepat dan mudah,  mengetahui berbagai hal, berinteraksi dengan orang lain tanpa batasan ruang dan waktu, dan memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Namun, perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemudahan dan dampak positifnya. Disisi lain, kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi, membuat berbagai macam informasi dari luar dapat masuk dan mempengaruhi nilai kebudayaan bangsa. Derasnya arus informasi dapat berpengaruh buruk terhadap perilaku seseorang.
                Dengan demikian, kesadaran untuk melestarikan kebudayaan sedikit demi sedikit akan memudar di dalam diri penerusnya akibat perkembangan teknologi yang semakin maju. Sehingga sebagai insan pelajar, kita harus berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semankin berkembang. Berbagai informasi yang dapat kita akses dapat kita filter terlebih dahulu agar dapat membawa pengaruh positifnya bagi kita semua.


4.       4. Kesimpulan
Jadi, dampak yang di timbulkan teknologi informatika terhadap budaya kita ada yang negatif  maupun positif. Dampak positifnya ialah kita dapat mengakses data dan informasi secara cepat dan mudah. Dan juga berinteraksi dengan orang lain. Sedangkan dampak negatifnya ialah dengan kemudahan yang di sediakan oleh tekenologi ini informasi darl luar pun mudah masuk ke dalam bangsa kita sehingga dengan mudah mempengaruhi kebudayaan kita.


5.       5. Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar