1. DOSDOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk padaperangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yangmenyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder daninformasinya. Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang adapada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc.Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangatterbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte).Ada banyak jenis DOS diantaranya Apple DOS, Commodore DOS, AtariDOS dan lain-lain. Jenis ini sangat bergantung dengan jenis perangkatkomputernya. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalanpada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakanperintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah,kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut.
2. UNIXUNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatukelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untukserver maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-servermenunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebaga sistem operasi yang kuatdi jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal.UNIX dirancang untuk portable, multi-tasking, dan multi-user. Konseputama Unix antara lain banyak menggunakan file teks biasa untuk menyimpandata, menggunakan sistem file berjenjang, memperlakukan perangkat sebagaisuatu file, dan menggunakan banyak program kecil yang eksekusinya pada CLIdapat digabung dengan tanda pipeline (|). Pada Gambar 5.2 di atas, tampakbeberapa perintah UNIX yang digabung dengan pipeline. Konsep yang sangatsolid dan stabil membuat Unix banyak dijadikan dasar sistem operasi modern.Sistem UNIX terdiri dari beberapa komponen yang biasanya dipaketbersama. Umumnya paket-paket tersebut adalah sebagai berikut:* Kernel dengan sub komponen seperti :- conf = file konfigurasi.- dev = driver perangkat keras- sys = kernel sistem operasi, manajemen memori, penjadwalanproses, sistem calls dan lain-lain.- h = header files, mendefinisikan struktur kunci di dalam sistem.* Development Environment:o cc —compiler untuk bahasa Co as — machine-language assemblero ld — linker, untuk menggabung file-file objecto lib — object-code libraries (diinstall di folder /lib atau /usr/lib) libc,kumpulan pustaka untuk bahasa Co make – program untuk mengkompilasi kode programo include — file-file header untuk pengembangan perangkat lunak danmenentukan standar interfaceo Other languages — bahasa-bahasa pemrograman lain sepertiFortran-77, Free Pascal, dan lain-lain.* Commands:o sh —"Shell" untuk melakukan pemrograman berbasis CLI ataumengeksekusi perintah-perintah tertentu.o Utilities — Sekumpulan perintah CLI yang berguna untuk fungsifungsiyang bermacam-macam, meliputi:1. System utilities — Program-program untuk pengelolaansistem seperti mkfs, fsck, dan lain-lain.2. User utilities — Program-program untuk pengelolanlingkungan kerja, seperti passwd, kill, dan lain-lain.o Document formatting — Program untuk penyiapan dokumen sepertinroff, troff, tbl, eqn, refer, dan pic. Beberapa sistem Unix modernjuga memasukkan aplikasi seperti TeX dan Ghostscript.o Graphics — Sistem Unix modern menyediakan X11 sebagai sistemstandard windowing dan GUI.3. Microsoft WindowsMicosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja padaawalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada sistemoperasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meskidemikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yangumum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executabletersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.Secara konsep sebenarnya Windows lebih banyak ditujukan bagikomputer personal. Pada awalnya Windows juga tidak mendukung konsepmulti-tasking dan multi-user. Akomodasi terhadap jaringan atau fungsi-fungsiclient-server juga tidak sekuat pada UNIX dan turunannya. Sehingga masalahyang sering muncul di sistem operasi Windows adalah masalah keamanan yangberhubungan dengan jaringan. Namun Windows memiliki kelebihan dari sisikemudahan pemakaian. Pada versi yang terbaru (Windows Vista) konsep multiuserdan multi-tasking telah semakin matang. Selain itu tampilan GUI telahdirubah dengan banyak menggunakan efek tiga dimensi.4. Apple Mac OSSeperti terlihat pada Gambar 5.10, Apple Mac OS merupakan turunandari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itukekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX jugadimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Applemerupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. Penggunaanicon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luarbiasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI.Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan padakemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI (Gambar 5.15).Meskipun sangat memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain:multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas,dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan. Memperbaiki sistem MacOS kadang-kadang menjadi suatu pekerjaan yang sangat melelahkan.Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telahcoba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemenmemori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagaiyang terbaik di antara sistem operasi yang ada.5. LinuxLinux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakankompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux.Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandiabernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386,prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapikomponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimanakernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux,kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux,melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX.Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, danproyek GNU dari Free Software Foundation.Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistemperpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapiperkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitasLinux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lainseperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakailangsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal darikode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salahsatunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalahperpustakaan matematika Intel floating-point-emulation.Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yangperkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang,tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikutmembantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyakpengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi keLinux (dapat berjalan di Linux).Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupateks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarikmenggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksamauntuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapikeadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanyamemiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi duniatentang Linux.SUMBER
x
Minggu, 07 Oktober 2012
Sabtu, 30 Juni 2012
Pengaruh Sosial Budaya Terhadap Ilmu Teknologi Informatika
Pengaruh
Sosial Budaya Terhadap Ilmu Tekonologi Informatika
Oleh : Fuad Hajar Karim
Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri,
Universitas Gunadarma, Jl. KH. Noer Ali,
Kalimalang, Bekasi, Indonesia
E-mail: jaangsob@yahoo.co.id
Abstrak
Budaya
adalah suatu kebiasaan yang telah ada dan bersifat turun temurun dari generasi
ke generasi. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat
pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran
manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Bagaimanakah kondisi kebudayaan saat ini disaat perkembangan Teknologi
Informatika sedang berkembang dengan cepatnya di zaman globalisasi ini? Perkembangan
Teknologi Informasi saat ini sangat berkembang di Indonesia. Tanpa adanya
teknologi perkembangan pada suatu Negara akan berjalan lambat dan sulit untuk
berkembangan, dan tanpa adanya kebudayaan suatu Negara tidak dapat menjadi
bangsa yang besar karena melalui budayalah
Negara tersebut lahir.
Kata Kunci : kebudayaan, teknologi
Abstrak
Culture is a practice
that already exist and are handed down from generation to generation. Culture
is something that will affect the level of knowledge and includes the system of
ideas or the ideas contained in the human mind, so in everyday life, the
culture is abstract. How does the current culture conditions when the
development of Information Technology is growing so quickly in this era of
globalization? Development of Information Technology today is growing in
Indonesia. Without the technological developments in a country will be slow and
difficult to berkembangan, and without the culture of a country can not become
a great nation because through budayalah country of birth.
Keywords:
culture, technology
1. 1. Pendahuluan
Perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi (iptek) yang cukup pesat sekarang ini sudah menjadi
realita sehari-hari bahkan merupakan tuntutan masyarakat yang tidak dapat
ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa
depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek,
terutama teknologi informasi (information technology) seperti internet sangat
menunjang setiap orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal
maupun illegal. Dampak buruk dari perkembangan “dunia maya” ini tidak dapat
dihindarkan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini dan masa depan khususnya
bagi generasi muda.
Adanya penyalahgunaan
teknologi informasi yang merugikan kepentingan pihak lain seperti pada generasi
muda sudah menjadi realitas sosial dalam kehidupan masyarakat modern sebagai
dampak dari pada kemajuan iptek yang tidak dapat dihindarkan lagi bagi
bangsa-bangsa yang telah mengenal budaya teknologi (the culture of technology).
Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat
manusia dalam dunia yang semakin “sempit” ini. Semua ini dapat dipahami, karena
teknologi memegang peran amat penting di dalam kemajuan suatu bangsa dan negara
di dalam percaturan masyarakat internasional yang saat ini semakin global,
kompetitif dan komparatif. Bangsa dan negara yang menguasai teknologi tinggi
berarti akan menguasai “dunia”, baik secara ekonomi, politik, budaya, hukum
internasional maupun teknologi persenjataan militer untuk pertahanan dan
keamanan negara bahkan kebutuhan intelijen.
2. 2. Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari kata budh—>
budhi—> budhaya dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, sehingga
kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat
yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. Budi
adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya
berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan
diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia (supartono, 2001;
Prasetya, 1998).
Mengenai definisi kebudayaan telah banyak
sarjana-sarjana ilmu sosial yang mencoba menerangkan dari sudut pandangnya
masing-masing. A.L. Kroeber dan C. Kluckhohn menyatakan bahwa da sekitar 179
definisi tentang kebudayaan. Oleh karena itu pemilihan definisi kebudayaan yang
tepat sangat sukar. Sehubungan dengan hal itu maka akan dicoba memaparkan
beberapa definisi kebudayaan.
a. E.B Tylor, menyatakan bahwa kebudayaan adalah
keseluruhan yang kompleks yang didalamnya meliputi pengetahuan, kepercayaan,
seni, kesusilaan, adapt istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang
mempelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
b. R. Linton, menyatakan bahwa kebudayaan adalah
merupakan konfigurasi dari tingkah laku yang dipelajari dan hasil dari tingkah
laku itu yang unsur-unsur pembentuknya didukung dan diteruskan oleh anggota
dari masyarakat tertentu.
c. Herkovits, menytakan bahwa kebudayaan adalah
bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
d. Krober dan Kluckhohn, menyatakan bahwa kebudayaan
adalah pola, eksplisit dan implicit, tentang untuik perilaku yang dipelajari
dan diwariskan melalui simbol-simbol, yang merupakan prestasi khas manusia,
termasuk perwujudannya dalam benda-benda budaya.
e. Ki Hajar Dewantara, menyatakan bahwa kebudayaan
adalah buah dari manusia, yang merupakan hasil perjuangan manusia terhadap dua
pengaruh kuat, alam danh jaman (kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti
kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di alam
hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada
lahirnya besipat tertib dan damai.
f. Soedjatmoko, mengemukakan kebudayaan adalah
penjelmaan manusia dalam penghadapannya dengan lingkungan alam dan sosialnya
dengan ruang dimana ia hidup dan dalam penghadapannya dengan waktu, peluang dan
pilihan, kesinambungan dan perubahan, serta sejarah (Soedjatmoko 1985)
g. Koentjaraningrat, menyatakan bahwa kebudayaan
adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakanya dengan
belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekertinya (Supartono, 2001; Keesing,
1992).
3. 3. Dampak Teknologi Informatika Terhadap
Kebudayaan
Perkembangan teknologi yang pesat pada era
globalisasi ini, sangat besar dampaknya bagi tatanan kehidupan masyarakat.
Secara umum, dampak teknologi informasi ini ada yang berdampak positif dan ada
juga yang berdampak negatif.
Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban, mengandung pengertian yang
luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi
pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan
pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. (Taylor, 1897)
Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, memungkinkan seseorang
untuk menjelajah informasi dengan cepat dan mudah, mengetahui berbagai hal, berinteraksi dengan
orang lain tanpa batasan ruang dan waktu, dan memudahkan kita dalam melakukan
suatu pekerjaan. Namun, perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemudahan
dan dampak positifnya. Disisi lain, kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi,
membuat berbagai macam informasi dari luar dapat masuk dan mempengaruhi nilai
kebudayaan bangsa. Derasnya arus informasi dapat berpengaruh buruk terhadap
perilaku seseorang.
Dengan demikian, kesadaran untuk melestarikan kebudayaan sedikit demi
sedikit akan memudar di dalam diri penerusnya akibat perkembangan teknologi
yang semakin maju. Sehingga sebagai insan pelajar, kita harus berhati-hati dan
bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin hari
semankin berkembang. Berbagai informasi yang dapat kita akses dapat kita filter
terlebih dahulu agar dapat membawa pengaruh positifnya bagi kita semua.
4. 4. Kesimpulan
Jadi, dampak yang di timbulkan teknologi informatika
terhadap budaya kita ada yang negatif
maupun positif. Dampak positifnya ialah kita dapat mengakses data dan
informasi secara cepat dan mudah. Dan juga berinteraksi dengan orang lain.
Sedangkan dampak negatifnya ialah dengan kemudahan yang di sediakan oleh
tekenologi ini informasi darl luar pun mudah masuk ke dalam bangsa kita
sehingga dengan mudah mempengaruhi kebudayaan kita.
5. 5. Daftar Pustaka
Jumat, 29 Juni 2012
Jurnal : Teknologi Informasi di Bidang Jasa
Teknologi Informasi di Bidang
Jasa
Oleh
: Fuad Hajar Karim
Teknik
Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, Jl. KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Indonesia
E-mail: jaangsob@yahoo.co.id
Abstrak
Teknologi
Informasi saat ini sangat dibutuhkan pada setiap bidang usaha karena tanpa
adanya teknologi perkembangan usaha pada suatu Negara tidak akan berjalan lancar
dan sulit untu. Informasi yang didapat juga tidak maksimal dan terkesan lambat.
Oleh karena itu dibutuhkannya Teknologi Informasi dalam segala bidang usaha
termasuk bidang usaha jasa, yang dimana perusahaan membutuhkan suatu pengolah
data yang cepat agar dapat menghasilkan usaha yang semaksimal mungkin. Untuk
mengolah suatu data misalkan pelayanan kereta api yang membutuhkan Teknologi
Informasi untuk mendata jadwal kereta dengan sistem komputerisasi secara masal
dan dapat dikendalikan oleh server.
Kata Kunci : Teknologi Informasi,
Jasa
Abstrak
Information
technology today is very necessary in every field of business due to the
absence of technology business development in a country will not go well and
hard untu. The information obtained is also not optimal and slow impressed.
Hence the need for Information Technology in all areas of business including
business services, where companies need a fast data processing in order to
produce the maximum possible effort. To process an example of data that require
rail service information technology to record the train schedule with a
computerized system en masse and can be controlled by the server.
Keywords: Information Technology, Services
1. Pendahuluan
Pada saat ini
Teknologi Informasi sangat penting di dalam bidang usaha khususnya bidang jasa karena
setiap bidang jasa harus memiliki informasi-informasi yang akurat agar dapat
memberikan pelayanan yang terbaik. Maka dari itu setiap perusahaan akan sangat
membutuhkan alat Teknologi informasi untuk dapet mengolah data dan mendapatkan
informasi secara realtime. Misal, PT.KAI, perusahaan tersebut akan
mengembangkan suatu system untuk mengatur client-client melalui server. Dan server
juga berguna untuk melindungi client dari tindakan yang merugikan seperti
hacker, cracker dll.
2.
Perkembangan
Teknologi Informasi
Saat ini
Teknologi Informasi berkembang dengan sangat cepat. Terkadang kita tidak dapat
lagi mengikutinya. Teknologi Informasi merupakan perpaduan dari komputer,
komunikasi, data, dan interaksi dengan pengunanya.
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk
mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan
komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi
digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
3.
Penerapan
Teknologi Informasi pada bidang jasa
Saat ini telah
banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi
menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan
layanan perbankan modern.
Layanan
perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena
pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang
menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor
perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit
banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis
Indonesia yang unik dan luas.
Untuk menunjang
keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah
pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh
nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online,
sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama
masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek
saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan
menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.
4.
Kesimpulan
Jadi,
Teknologi Informasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat, terutama
dalam bidang jasa. Saat ini untuk mendapatkan Informasi mudah karena adanya
tenknologi informasi dan semakin berkembangnya teknologi maka kebutuhan manusia
dalam memperoleh informasi yang akurat pun menjadi mudah karena adanya
teknologi informasi. Perusahaan sangat membutuhkan teknologi informasi untuk
mengolah suatu data misal,
PT.KAI, perusahaan tersebut akan mengembangkan suatu system untuk mengatur client-client
melalui server. Dan server juga berguna untuk melindungi client dari tindakan
yang merugikan seperti hacker, cracker dll.
5.
Daftar
Pustaka
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/perkembangan-teknologi-informasi-3/
Minggu, 27 Mei 2012
Manusia Dan Harapan
MANUSIA DAN HARAPAN
Harapan adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu
yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di
waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak,
namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.
Harapan memang terkesan abstrak tapi hanya dengan harapanlah
manusia dapat hidup dengan tenang di dunia ini. Dengan harapan manusia jadi
dapat mengetahui tujuan hidupnya.
Tanpa kita sadari sebenarnya kita sudah bayak berharap untuk
menjadi sesuatu atau untuk mendapat sesuatu. Hal ini terjadi karena dorongan
kodarat dan dorongan kebutuhan hidup.
Mengapa kodrat dapat menjadi faktor pendorong harapan? Hal
ini karena kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah
terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya
menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan
sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Harapan, cita – cita semua itu hampir sama. Namun berbeda
pengertian. Dalam Ilmu Budaya Dasar mengatakan harapan mengandung pengertian
tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.
Kita tahu bahwa harapan adalah sesuatu yang perlu kita capai meskipun tidak
terlalu di utamakan (tidak terlalu muluk), namun pada hakekatnya Setiap manusia
mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam
hidup. Begitu juga dengan cita – cita, setiap manusia pasti memiliki cita –
cita sejak ia kecil, cita – cita merupakan sebuah harapan dimasa depan (belum
terwujud).
Perlu kita ketahui bahwasanya manusia itu terlahir sebagai
makhluk sosial, maka manusia tidak dapat yang namanya hidup sendiri, perlu
interksi sosial dan saling membutuhkan satu sama lain. Seperti contoh didalam
suatu keluarga, saat anak mulai beranjak dewasa dalam buku Ilmu Sosial Dasar
mengatakan Ada dua hal yang mendorong manusia hidup dalam pergaulan manusia
lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Yaitu Setiap lahir ke
dunia manusia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah
suatu keluarga dan anggota masyarakat lainnya.
Harapan, kata ini mengandung makna yang sama dengan
kebutuhan manusia. Yang mana setiap manusia ingin sesuatu yang diinginkannya,
dalam buku Ilmu Sosial Dasar menyebutkan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri
atas :
1. kelangsugnan hidup
2. keamanan
3. hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
4. diakui lingkungan
5. perwujudan cita-cita
Dalam pengertiannya memiliki arti yang sangat luas dalam
kaitannya dengan harapan setiap jiwa manusia, untuk kelangsungan hidup itu
sendiri memiliki arti bahwa dimana Setiap makhluk hidup selalu berusaha untuk
mempertahankan kehidupannya, maksudnya manusia harus dapat bertahan hidup dalam
paradigma kehidupan.
Setiap manusia juga perlu merasakan keamanan, dimana itu
merupakan suatu kebutuhan dalam menjalankan kehidupannya. Tanpa adanya rasa
aman mungkin manusia tidak dapat mempertahankan kehidupannya. Rasa aman itu
sendiri adalah hak dari seseorang untuk bisa merasakan sesuatu yang tentram,
dimana pemerintah dalam hal ini ikut serta. Seperti contoh untuk kasus saat
saat ini dimana kasus pemerkosaan diatas angkot marak terjadi, itu semua dampak
dari kurang rasa amannya bagi kaum wanita untuk dapat menjalankan kehidupannya,
untuk itulah pemerintah ikut serta dalam pengambilan peran untuk dapat
menciptakan rasa aman.
Hak dicintai dan mencintai juga merupakan sebuah kewajiban
dimana seorang manusia perlu memiliki rasa saling mencintai dan dicintai.
Karena dengan itu semua akan dapat terwujudnya rasa aman dan rasa saling
menjaga tentunya. Itu semua merupakan kebutuhan manusia yang setiap individu
harapakan.
Kata diakui lingkungan mengingatkan Saya pada sebuah tokoh
kartu Naruto karya Masashi Kishimoto, dimana sebuah anak yang dijauhi oleh
penduduk desa, karena anak itu merupakan jelmaan siluman rubah. Kita sadar
bahwa disini menjelaskan bahwa setiap seseorang yang memiliki kekurangan perlu
kita akui keberadaannya, kekurangan bukan merupakan jembatan pemisah bagi
setiap kehidupan didunia. Adanya komunitas bagi penyandang cacat, itu juga
merupakan yang perlu kita akui keberadaannya. Dengan kita mengakui keberadaan
setiap manusialah kita dapat memiliki rasa dicintai dan mencintai.
Semuanya adalah perwujud-an suatu cita – cita manusia,
dimana semua itu adalah sebuah harapan manusia didunia ini. Andai itu semua
terjalin mungkin tidak ada yang namanya Perang Nuklir, Kerusuhan, Tawuran,
Pemerkosaan, Pembunuhan, dan Korupsi. Namun setiap individulah yang harus bisa
mensikapi itu semua, karena dari diri kita sendiri maka akan berpengaruh ke
keluarga, kemudian teman-teman terdekat, kelompok masyarakat, Negara, dan
Dunia.
Sabtu, 19 Mei 2012
Manusia Dan Tanggung Jawab
Manusia dan Tanggung Jawab
PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Kesadaran manusia akan tingkah
laku atau perbuatannya yang sengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab
juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab adalah sifat
terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga
tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan
semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan
selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa
melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung
jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu
berbeda.
Tanggung jawab mempunyai kaitan
yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita,
hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju
hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."
MAKNA TANGGUNG JAWAB
Seseorang mau bertanggung jawab
karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan
akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena
manusia hidup bermasyaarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak
boleh berbuat emaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya.
Manusia mwnciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesama manusia
dan antara manusia dan lingkungan.
JENIS-JENIS TANGGUNG JAWAB
a) Tanggung jawab terhadap diri
sendiri, yaitu menuntut kesadaran setiap
orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian
sebagai manusia pribadi.
b) Tanggung jawab terhadap
keluarga, yaitu tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada
keluarganya terhadap nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan
kesejahteraan, keselamatan, pendidikan,dan kehidupan.
c) Tanggung jawab terhadap
masyarakat, yaitu manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai
dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial.
d) Tanggung jawab kepada Bangsa /
Negara, yaitu suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah
warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku
manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara.
Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri, dan apabila perbuatan itu salah,
maka harus bertanggung jawab kepada negara.
e) Tanggung jawab terhadap Tuhan,
yaitu Tuhan menciptakan manusia dibumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab,
melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung
terhadap Tuhan, sehingga tindakan manusia tidak lepas dari hukuman-hukuman
Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.
CONTOH PADA TIAP-TIAP JENIS
TANGGUNG JAWAB
a) Rudi membaca sambil berjalan.
Meskipun kadang-kadang ia melihat jalan, tetap juga ia lengah, dan terperosok
ke sebuah lobang. Kakinya terkilir, dan menyesali dirinya sendiri akan kejadian
itu. Ia harus beristirahat dirumah beberapa hari. Konsekwensi tingggal dirumah
beberapa hari merupakan tanggung jawab sendiri akan kelengahannya.
b) Seorang ibu telah dikaruniai
tiga anak, kemudian oleh sesuatu sebab suaminya meninggal dunia, karena ia
tidak mempunyai pekerjaan / tidak bekerja pada waktu suaminya masih hidup maka
demi rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga ia melacurkan diri. Ditinjau dari
segi moral hal ini tidak bisa diterima karena melacurkan diri termasuk tindakan
terkutuk, tetapi dari segi tanggung jawab ia termasuk orang yang dipuji, karena
demi rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga ia rela berkorban menjadi manusia
yang hina dan dikutuk.
c) Hanafi terlalu congkak dan
sombong, ia mengejek dan menghina pakaian pengantin adat Minangkabau. Ia tidak
memakai pakaian itu, bahkan penutup kepala yang dikeramatkan pun semula
ditolak. Tetapi setelah ada ancaman dari pihak pengiring, terpaksa Hanafi mau
memakainya juga. Didalam peralatan itu hampir-hampir pernikahan dibatalkan,
karena timbul perselisihan antara pihak kaum perempuan dengan pihak kaum
laki-laki. Pangkalnya dari Hanafi juga. Ia berkata pakaian mempelai yang masih
sekarang dilazimkan di negerinya, yaitu pakaian secara zaman dahulu,
disebutkannya cara anak komedi Istambul. Jika ia dipaksa memakai secara itu,
sukalah urung sahaja, demikian katanya dengan pendek. Setelah tikbul
pertengkaran di dalam keluarga pihaknya sendiri akhirnya diterimalah, bahwa ia
memakai smoking, yaitu jas hita, celana hitam, dengan berompi dan berdasi
putih. Dengan waktu henda menutup kepalanya, sudah berselisih pula. Dengan
kekerasan ia menolak pakaian dester suluk, yaitu pakaian orang Minangkabau.
Bertangisan sekalipun perempuan meminta supaya ia jangan menolak tanda
keminangkabauan yang satu, yaitu selama beralat saja. Jika peralatan sudah
selesai, bolehlah ia nanti memakai sekehendak hatinya pula. Hanafi tetap
menolak kehendak orang tua, ia tidak hendak menutup kepala, karena lebih gila
pula dari pada anak komidi, bila memakai dester saluk dengan baju smoking dan
dasi. Setelah ibunya sendiri hilang sabarnya dan memukul-mukul dada dimuka anak
yang "terpelajar" itu, barulah hanafi menurut kehendak orang banyak,
sambil mengeluh dan teringat akan badannya yang sudah "tergadai".
Untunglah ia menurutkan hal menutup kepala itu, karena sekalian pengantar dan
pasumandan (pengiring bangsa perempuan) sudah berkata bahwa mereka tak sudi
mengiringkan "mempelai didong". Akhirnya Hanafi tunduk pula dengan
norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Meskipun harus bersitegang dahulu.
Sebagai pertanggung jawaban kecongkakan dan kesombongan itu, Hanafi harus
menerima rasa antipai dari masyrakat Minangkabau yang sangat ketat terhadap
adat itu (dikutip dari : Salah Asuhan)
d) Dalam novel jalan tak ada
ujung karya Muchtar Lubis, guru Isa yang terkenal sebagai guru yang baik,
terpaksa mencuri barang-barang milik sekolah demi rumah tangganya. Perbuatan
guru isa ini harus pula dipertanggung jawabkan kepada pemerintah. Kalau
perbuatan itu diketahui ia harus berurusan dengan pihak kepolisian dan
pengadilan.
e) Seorang biarawati dengan
ikhlas tidak menikah selama hidupnya karena dituntu tanggung jawabnya terhadap
Tuhan sesuai dengan hukum-hukum yang ada pada agamanya, hal ini dilakukan agar
ia dapat sepenuhnya mengabdikan diri kepada Tuhan demi rasa tanggung jawabnya.
Dalam rangka memenuhi tanggung jawab ini ia berkorban tidak memenuhi kodrat
manusia pada umumnya yang seharusnya meneruskan keturunannya, yang sebetulnya
juga merupakan sebagian tanggung jawabnya sebagai makhluk Tuhan.
PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
PENGERTIAN PENGABDIAN
Perbuatan baik yang berupa
pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih
sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
MACAM-MACAM PENGABDIAN
a. Pengabdian terhadap Tuhan Yang
Maha Esa yaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan
perwujudan tanggung jawab yang diikuti oleh pengorbanan. Misalnya :
shalat,zakat,puasa.
b. Pengabdian kepada Masyarakat,
karena manusia hidup dan dibesarkan di dalam masyarakat sehingga pengabdian dan
pengorbanan sebagai perwujudan tanggung jawab terhadap masyarakat.
c. Pengabdian kepada Raja, yaitu
suatu penyerahan diri kepada raja yang melindunginya.
d. Pengabdian Kepada Negara,
pengabdian yang timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap
kelestarian negara dan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
e. Pengabdian kepada harta,
karena seseorang menganggap harta yang menghidupinya. Sehinggga tindakannya
semata-mata demi harta, bahkan rela berkorban untuk mempertahankan hartanya.
Sabtu, 12 Mei 2012
Manusia dan Pandangan hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup
itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup
artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,
petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil
pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat
hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau
dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan
terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil
pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas
dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman,
arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan
asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan
hidup yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan
dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang
relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang
sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu disebut
ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu :
cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang
diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang
hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia
makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang
dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan
akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan
kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai
dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut
kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya
manusia cenderung berbuat baik.. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat
menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu
ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang
mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu
perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakin
untuk diri sendiri.
Suara hati selalu memilik yang baik, sebab itu ia selalu
mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau
seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut
perbuatannya pasti baik. Jadi berbuat dan bertindak menurut suara hati, maka
tindakan itu adalah baik. Jadi baik atau buruk itu dilihat menurut suara hati
sendiri. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat
umum. Jadi kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara
hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan
dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka
setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku
setiap orang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku
seseorang adalah: factor pembawaan, factor lingkungan dan pengalaman.
Usaha/perjuangan
Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan
cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan
tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai
dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia
dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat
kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya, keyakinan/kepercayaan.
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup
berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada 3
aliran filsafat yaitu aliran naturalisme; hidup manusia itu dihubungkan dengan
kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari nature,
dan itu dari Tuhan. Tetapi yang tidak percaya pada Tuhan, nature itulah yang
tertinggi. Aliran naturalisme berisikan spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin
juga tidak ada aliran intelektualisme; dasar aliran ini adalah logika/akal.
Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir, mana yang benar
menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati
nurani. Manusia yakin bahwa dengan kekuatan piker (akal) kebajikan itu dapat
dicapai dengan sukses. Dengan akal diciptakan teknologi, teknologi adalah alat
Bantu mencapai kebajikan yang maksimal, walaupun mungkin teknologi memberi
akibat yang bertentangan dengan akal. Apabila aliran ini dihubungkan dengan
pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan
hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.Benar menurut
akal itulah yang baik. Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh
dengan akal (ilmu dan teknologi). Pandangan hidup ini disebut liberalisme.
Kebebasan akal menimbulkan kebebasan bertingkah laku dan berbuat, walaupun
tingkah laku dan perbuatannya itu bertentangan dengan hati nurani. Kebebasan
akal lebih ditekankan pada setiap individu. Karena itu individu yang berakal
(berilmu dan berteknologi) dapat menguasai individu yang berpikir rendah
(bodoh) aliran gabungan. Dasar aliran ini idalah kekuatan gaib dan juga akal.
Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan
sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang
menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik
sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi apa yang benar
menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani. Apabial aliran
ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbil dua kemungkinan
pandangan hidup. Apabila keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir,
sedangkan hati nurani dinomorduakan, kekuatan gaib dari Tuhan diakui adanya
tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak ditekankan pada logika
berpikir individu, melainkan logika berpikir kolektif (masyarakat), pandangan
hidup ini disebut sosialisme. Apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari
Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara berimbang, akan dalam
arti baik sebagia logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani),
logika berpikir baik secara individual maupun secara kolektif panangan hidup
ini disebut sosialisme-religius. Kebajikan yang dikehendaki adalah kebajikan
menurut logika berpikir dan dapat diterima oleh hati nurani, semuanya itu
berkat karunia Tuhan.
Sabtu, 05 Mei 2012
Manusia Dan Keadilan
Manusia Dan Keadilan
Dalam kehidupan manusia, pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keinginan untuk berbuat kebaikan “jujur”. Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalui dibenturkan oleh permasalahan – permasalahan dan kendala yang dihadapinya yang kesemuanya disebabkan oleh berbagai sebab, seperti keadaan atau situasi yang buruk.
Dampak positif dari keadilan itu sendiri dapat membuahkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi. Karena ketika seseorang mendapat perlakuan yang tidak adil maka orang tersebut akan mencoba untuk bertanya atau melalukan perlawanan “protes” dengan caranya sendiri. Nah… cara itulah yang dapat menimbulkan kreatifitas dan seni tingkat tinggi seperti demonstrasi, melukis, menulis dalam bentuk apabun hingga bahkan membalasnya dengan berdusta dan melakukan kecurangan.
Pengertian Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
MACAM-MACAM KEADILAN :
a. KEADILAN LEGAL ATAU KEADILAN MORAL
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk member tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.
b. KEADILAN DISTRIBUTIF
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
c. KEADILAN KOMUTATIF
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
SUMBER 1
SUMBER 2
Langganan:
Postingan (Atom)